Siap antar Ramadanmu

Lakukan sekarang, Jangan Tunggu Pandemi Usai

Kemaren akhirnya bikin talkshow online di Instagram Live untuk pertamakalinya. Topiknya gak berat tapi penting dan pas dengan situasi sekarang. Duet bareng Glenn Marsalim pemilik usaha MGKYM  , kita ngobrol santai dengan judul: Mau Nunggu Sampai Kapan?

Ini bukan nunggu kiriman dari online shop, atau nunggu jodoh. Tetapi bagaimana menghadapi pandemi, terutama buat yang punya usaha kecil. Kalau kata Glenn, “menunggu itu membosankan dan memulai itu membahagiakan.” Jadi, milih menunggu pandemi ini kelar atau mulai aja dari sekarang?

Wabah Covid-19 yang menyerang hampir seluruh dunia, seakan-akan melumpuhkan segalanya. Tiba-tiba semua orang harus diam di rumah, membatasi kegiatan dan menjaga jarak dengan orang-orang. Tetapi apakah benar-benar lumpuh? Apakah kita gak bisa apa-apa di rumah aja?

Coba deh kamu  nonton video ini dulu, ternyata di rumah aja bisa melakukan banyak hal.

Kalau diperhatikan lebih jauh, film itu gimana bikinnya ya? Kan di Jakarta diberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar). Pas lihat behind the scene-nya,  mereka semua mengerjakan dari rumah masing-masing. Sutradara dan kru mengatur para talent dari jauh secara online. Perlengkapan dan property shooting semua dikirim menggunakan GrabExpress. Seru juga lihatnya. Ternyata bisa looooo… bikin film dalam kondisi di rumah aja, gak perlu melanggar PSBB dan hasilnya liat aja sendiri. Keren! Sebelumnya, gak bakal kebayang bisa melakukan ini semua. Sesungguhlah inilah yang disebut kreativitas, bisa menghasilkan karya dalam kondisi serba terbatas dengan hasil yang bagus.

Kalau pekerja kreatif yang bikin film Grab ini bisa mengerjakan semua ini di rumah, kita pun sebenarnya bisa. Seperti kata Glenn, sekarang ini kita jalani saja layaknya kehidupan normal. Gak usah menunggu pandemi selesai yang nggak tau kapan berakhirnya. Lakukan semua aktivitas dan rencana seperti biasa. Sesuaikan dengan kondisi yang ada. Ubah strategi supaya kita tetap survive dan bisa cuan. Amati perubahan yang terjadi, termasuk pola konsumsi saat ini. Bagaimana mereka belanja, produk dan jasa apa yang banyak dicari, dan perhatikan cara orang-orang menjalani kehidupannya sekarang. Kalau pun ternyata harus banting stir, lakukan saja. Gak usah nunggu nanti.

Semua orang di dunia ini tidak punya resep atau tips sukses untuk menghadapi covid-19. Karena belum pernah terjadi di belahan dunia manapun. Jadi, justru ini kesempatan kita untuk bebas menentukan langkah supaya bisa survive baik usaha maupun kehidupan. Gak usah takut salah atau gagal, coba aja terus. Toh semua juga sama, mencoba mencari jalan terbaik. Justru dengan diam saja, hanya menunggu dan berharap semua ini akan berlalu maka kita sudah menuai gagal duluan.

Apalagi sekarang bulan Ramadan yang sudah pasti berbeda dengan sebelumnya. Kita punya pilihan untuk  melihat ini sebagai musibah atau berkah. Kalau sisi baiknya, justru ini berkah. Lebih banyak di rumah berarti bisa sahur dan buka puasa bareng keluarga terus, tidak terjebak macet menggila menjelang berbuka. Bisa melakukan ibadah 24 jam bersama keluarga dan masih banyak hal lain.

Buat anak kost mungkin lebih sulit. Tetapi bukan berarti diam ngenes di kamar aja. Banyak kog hal-hal yang bisa dilakukan. Misalnya pesan makanan yang sama dengan teman-teman di GrabFood kemudian pas buka nyalakan video call. Makan bareng dengan menu yang sama smabil ngobrol lewat video call. Pengalaman pertama buka bersama virtual, pastinya seru kan? Atau coba berbagai training dan pelatihan online. Sekarang banyak banget, ada yang gratis dan berbayar.  Kita jadi punya keahlian baru yang nantinya bisa membantu mengembangkan karir atau bisnis. Buat yang punya usaha, Grab pun mengadakan live streaming Bukber Maya bersama public figure untuk membantu para kuliner lokal dan menyemarakkan acara buka puasa kita.

Ramadan seperti ini bisa jadi peluang baru. Banyak ide-ide baru bisa dicoba. Misalnya membuka bisnis makanan beku (frozen), bikin hantaran buat Ramadan dan Lebaran, atau kartu ucapan digital. Karena Ramadan dan Idul Fitri gak bisa silaturahmi langsung, maka berbagai permintaan kiriman pasti langsung melonjak. Jangan kuatir, untuk pengirimannya ada delivery dari Grab yang selalu #siapantarRamadanmu.

Intinya, jangan hanya diam dan menunggu. Banyak hal bisa dikerjakan termasuk melakukan kegiatan yang menggembirakan. Semua orang mengalami hal yang sama, semua mempunyai kesulitannya masing-masing, yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya. Betul tidak? Yuklah tetap semangat, mumpung Ramadan. Perbanyak hal positif. Jangan sedih atau putus asa, mari berbagi gembira. Caranya? Buka aplikasi Grab dan pilih menu makanan kesukaan temanmu, kirim ke mereka dan jangan lupa pesan menu makan untuk driver di menu khusus mitra pengantaran yang sudah disediakan di aplikasi.

Jadi tetap di rumah aja, tetap gembira dan lanjutkan rencanamu, jangan ditunda. Gimana? Ternyata bisa kan beraktivitas seperti biasa.

 

 

31

No Responses

Tinggalkan Balasan