Playground besar bernama Otsuka

Gaya hidup sehat sepertinya menjadi tren bagi masyarakat urban. Mereka sadar bahwa menjaga asupan makanan serta olahraga adalah syarat utama. Berbagai makanan organik sekarang mudah ditemui, baik di pasar modern, tradisional maupun online. Begitu juga olahraga. Makin banyak yang melakukannya, seperti lari, yoga, pilates, bersepeda dan masih banyak lagi. Berbagai alat penunjang serta suplemen ikut membanjiri pasar. Lari yang dulu adalah olahraga paling murah sekarang bisa menjelma menjadi olahraga mahal. Dari sepatu, baju, topi, beserta perlengkapan yang harganya jutaan rupiah hingga lomba lari (race) bergengsi bukan hanya di dalam negeri tetapi dikejar sampai keluar negeri.

Dari semua lomba lari, produk ini hampir selalu ada. Mau lomba yang gratisan hingga yang bayarannya mahal. Produk apakah itu? Pocari Sweat. Hampir tidak bisa dipisahkan, olahraga dan minuman Pocari Sweat. Sudah menjadi kebutuhan sehari-hari buat para pecinta olahraga, terutama lari. Walaupun Pocari Sweat bukan hanya minuman untuk olahragawan tetapi buat siapa saja, bahkan yang sedang sakit. Pocari Sweat minuman isotonik satu-satunya (saya belum menemukan minuman sejenis, kalau ada yang pernah tahu boleh lo saya diinformasikan). Jadi jangan heran kalau dia selalu hadir di semua kegiatan yang banyak mengeluarkan keringat seperti lari.

Kalau Pocari Sweat begitu akrab di keseharian kita, adakah yang tahu di manakah pabriknya? Atau malah sudah ada yang berkunjung ke sana? Saya termasuk salah satu yang beruntung bisa melongok eh berkunjung ke pabriknya. Ada 2 pabrik, di Sukabumi dan Pasuruan, dan saya kebagian yang Pasuruan.

PT Amerta Indah Otsuka, yang memproduksi Pocari Sweat memiliki konsep : open facttory, clean and modern. Beneran open, karena dalam sehari bisa menerima kunjungan komunitas 2-3 kali. Satu komunitas minimal 20 orang. Hitung saja, dalam setahun ada berapa orang yang sudah berkunjung ke sana. Walaupun disebut pabrik, tapi jangan membayangkan pabrik yang panas, sumpek, bising, dan hiruk pikuk penuh manusia. Dari pintu masuk disambut dengan lapangan bola besar dengan rumput hijau sesuai aturan organisasi sepakbola dunia sehingga beneran bisa dipake latihan klub-klub sepakbola di sekitar situ. Lobby pabriknya pun gak kalah seru. Begitu masuk, kamu akan melihat kolam ikan besar di dalam ruangan. Sehingga makin terasa sejuk dan nyaman. Agak susah untuk bilang itu pabrik. Lebih mirip playground atau area bermain. Karena hall tempat menerima tamu pun dicat warna putih dengan bantal warna-warni serta beberapa patung tokoh kartun Pocari ikut menghiasi.

Setelah menerima penjelasan tentang sejarah Otsuka serta bagaimana mereka mengolah produknya, saya dan beberapa teman berkeliling melihat bagaimana proses pembuatan Pocari Sweat dari mulai botol hingga pengepakan. Semua proses menggunakan mesin dengan sistem robot dan tidak banyak pekerja yang terlibat. Sistemnya sangat canggih dan higienis sehingga produknya terjamin dengan baik. Tentu saja ada laboratorium yang terus menguji produknya baik sebelum diolah hingga selesai pengepakan. Pocari Sweat sebagai minuman kesehatan tentu saja harus benar-benar menjaga kualitas. Sehingga konsep clean and modern dari pabriknya benar-benar diterapkan.

Pocari Sweat sendiri adalah produk dari Jepang, yang sebelumnya cukup lama bergerak dibidang farmasi. Sehingga mereka tahu betul tentang minuman kesehatan dan bagaimana mengemas menjadi minuman sehari-hari yang dibutuhkan. PT Amerta Indah Otsuka, perusahaan yang memproduksi Pocari Sweat di Indonesia berdiri pada tahun 1997 dan membuka pabrik pertamanya di Sukabumi kemudian menyusul 6 tahun berikutnya di Kejayan Pasuruan, pabrik yang saya kunjungi.

Sampai hari ini, Pocari Sweat identik dengan kegiatan olahraga, bahkan baru-baru ini ikut mensponsori kegiatan Asian Games 2018 dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya. Kalau kalian ingin berkunjung ke pabriknya, tinggal kontak atau cek di websitenya untuk tata cara mendaftarkan diri. Ohya tidak bisa datang sendiri-sendiri ya, harus komunitas dengan minimal peserta 20 orang.

Cuma jangan kaget kalau sampai akhir tahun 2017 ini jadwal sudah penuh. Bukan hanya pabrik yang bisa dikujungi, tetapi ada rumah belajar¬† untuk masyarakat sekitar dan masjid yang bagus dengan warna biru berdiri kokoh di depan pabrik. Jangan kuatir, tempat wudhu dan mukenanya bersih dan wangi kog, jadi gak usah bawa mukena sendiri ibadah pun tetap khusyu’. Karena seperti yang saya bilang, kita tidak seperti sedang ke pabrik tetapi mengunjungi playground¬†bernama Otsuka.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Satu Balasan pada “Playground besar bernama Otsuka”

  1. Pingback: Otsuka: Antara Bangil dan Malang - Beri Kaki Pada Mimpi

Tinggalkan Balasan