Berinovasi untuk Sesama

Apa yang paling membuat sedih hati ibu? Kalau saya jika anak sakit. Rasanya dunia runtuh dan segala sesuatu menjadi tidak berarti. Sakitnya anak rasanya melebihi jika saya sendiri yang sakit. Kalau bisa dipindah rasa sakit anak ke badan Ibunya, saya pasti akan pindahkan. Cerita mengenai anak-anak lebih mudah menyentuh hati saya. Berita tentang anak-anak yang sakit, atau balita yang kekurangan gizi selalu mengiris hati.

Anak-anak yang seharusnya datang dengan gembira ke dunia ini, sudah harus menanggung beban akibat orangtuanya yang kekurangan. Wajah-wajah mungil tanpa dosa yang biasanya selalu memberikan kebahagiaan buat keluarga hanya bisa menangis kesakitan. Dalam suatu kunjungan pekerjaan saya di Lombok, pernah menemui seorang balita usia hampir setahun tetapi berat badan tidak sampai satu kilogram karena kekurangan gizi. Saya tidak tahan melihatnya, duh nak… :’(

Di Indonesia masih banyak balita yang kekurangan gizi dan hal itu tidak semata-mata salah orangtuanya. Karena memang keadaan ekonomi yang menghimpit mereka, anak-anak yang kemudian menjadi korbannya. Apakah kita hanya berdiam dan menunggu pemerintah turun tangan? Padahal kondisi balita yang kekurangan gizi bisa berakibat buruk terhadap perkembangannya. Bukan hanya perkembangan fisik tetapi kemampuan berpikirnya pun pasti berkurang. Padahal balita ini yang kelak akan menjadi generasi penerus mengelola bangsa ini. Kita beneran masih hanya menunggu saja sampai ada yang turun membantu?

Banyak cara untuk kita sebagai manusia agar bisa membantu sesama. Saya percaya bahwa manusia sukses adalah yang keberadaannya di muka bumi ini memberikan manfaat bagi sesama. Kalian gak ingin jadi manusia sukses? Manusia yang bermanfaat untuk sesama?

Di era online di mana setiap menit jutaan konten diposting di internet, segala ide dan gagasan untuk mempermudah hidup manusia bisa kita dapatkan. Pernahkah kalian terpikir untuk menolong para Ibu agar bisa merawat keluarganya dengan baik? Ibu adalah tonggak utama dari keluarga loo… Anak-anak bahkan juga para Ayah pun sangat bergantung pada Ibu. Ibu yang selalu peduli pada kesehatan putra-putrinya, mengasuh dan mendidiknya setiap hari 24 jam tiada henti. Jika para Ibu ini kuat, maka lahirlah keluarga yang kuat. Contoh yang paling sederhana adalah, persoalan gizi balita yang buruk, bisa ditolong dengan ASI Ibu yang sehat. Jadi kesehatan dan asupan gizi Ibu sangat penting bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga anaknya.

 

Foto dari http://www.meaningfulinnovation.asia/indonesia/

Hal di atas hanya salah satu contoh, dari sekian banyak permasalahan di negeri kita. Philips Indonesia @philips_ID mengajak kita semua untuk melakukan #Inovasibermakna yang bisa membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Setiap orang bisa membantu dengan gagasan dan ide-ide kerennya. Ada 3 tema yang menjadi fokus dari Philips Indonesia, berikut saya kutip langsung:

1. Inovasi Pengembangan Daerah Pedesaan yang  Berkelanjutan

Kami mencoba mencari ide inovasi yang bisa didapat dari publik untuk mewujudkan sebuah daerah pedesaan yang berkelanjutan. Sebuah desa yang berkelanjutan merupakan sebuah komunitas yang para anggota-anggotanya telah memiliki rasa aman terhadap lingkungan, dan memiliki fasilitas umum yang layak sehingga memiliki tingkat kesejahteraan yang cukup.

Kami menumkan fakta bahwa 1 dari 4 penduduk kota merupakan orang yang bermigrasi dari pedesaan. Dengan laju pertumbuhan penduduk yang meningkat, daerah perkotaan menghadapi tantangan berat untuk memenuhi kebutuhan penduduknya. Inilah saatnya daerah pedesaan untuk mengejar ketinggalan, dan untuk berkembang secara berkelanjutan.

Beberapa tantangan telah di depan mata. Ada kesenjangan antara daerah pedesaan dengan perkotaan, salah satunya di infrastruktur jalan. Lebih dari 20% jalanan di Kalimantan dan Maluku telah rusak.

Sementara pada tahun 2009, kami berjanji untuk mengurangi 26-41% emisi, karena Indonesia masih menjadi salah satu penghasil emisi terbesar di dunia yang mengakibarkan efek rumah kaca. Ini merupakan hal yang tak bisa diabaikan di dalam pengembangan daerah pedesaan.

2. Inovasi untuk meningkatkan akses dalam layanan kesehatan

Meningkatnya perekonomian tidak berarti akses menuju pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah. Lebih dari 50% penyebab kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular, seperti kanker, penyakit jantung, dan lainnya.

Tingginya biaya kesehatan juga menghambat masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan. Sementara kapasitas dan kemampuan para pakar kesehatan masih perlu ditingkatkan.

Salah satu ide dari pemenang tahun lalu adalah mengembangkan aplikasi mobile untuk kanker payudara. Kini, giliran Anda berbagi dengan kami, inovasi seperti apa yang dapat membantu meningkatkan akses ke pelayanan kesehatan

3. Inovasi untuk Membantu Ibu dalam Merawat Keluarga

Seorang ibu selain menjadi sosok yang dekat di hati dan pikiran kita. Ibu juga merupakan sosok penting dalam merawat keluarga. Mulai dari membesarkan anak hingga memastikan kesehatan tiap anggota keluarga, peran seorang ibu tak dapat tergantikan.

Namun tahukah Anda kalau masih ada berbagai tantangan yang harus dihadapi seorang ibu dalam merawat keluarga?

Survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) menunjukkan peningkatan pada jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif sejak 2009-2012, namun masih banyak ibu  yang berkarir yang sulit untuk menyusui selama 6 bulan pertama.

Sementara itu, memastikan nutrisi keluarga juga dapat menjadi pekerjaan yang melelahkan bagi Ibu terutama ketika pola hidup cepat menuntut solusi menyiapkan makanan yang cepat saji. Data 2010 dari Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) menunjukkan persentasi penderita obesitas meningkat lebih dari 21%.

 

Dari 3 tema tersebut, bisa memilih salah satu yang menjadi concern kita. Seperti misalnya saya sendiri, sebagai seorang Ibu saya ingin sekali membuat Inovasi untuk membantu sesama Ibu. Atau kalau mau tahu lebih lengkap bisa dilihat di www.meaningfulinnovation.asia/indonesia .

Setiap minggu selama 7 minggu akan dipilih 5 ide terbaik, dan kemudian akan dikumpulkan menjadi 35 ide yang terpilih. Dari 35 ide tersebut, akan dipilih lagi 12 ide terbaik dan mengajak publik untuk menentukan 2 ide pemenang. Dua pemenang ide terbaik akan diimplementasikan oleh Philips Indonesia bekerjasama dengan NGO dan pemerintahan. Biaya yang akan dialokasikan dalam #Inovasibermakna ini cukup besar yaitu sekitar 1,5 Milyar.

Setiap manusia mempunyai waktu yang sama yaitu 24 jam, yang membedakan adalah bagaimana memanfaatkannya. Jika dari waktu yang kita punya bisa membantu sesama, bukankah hidup kita menjadi luar biasa. Cukup dengan gagasan inovasi yang bermakna kamu bisa melakukan perubahan.

Masih ragu? Coba deh klik ini www.meaningfulinnovation.asia/indonesia baca dan resapi, kemudian pikirkan inovasi apa yang kira-kira bisa kita wujudkan. Ditunggu ide kerennya dan yang lebih penting jadilah manusia-manusia yang sukses di muka bumi ini.

 

Info lengkap bisa cek di www.meaningfulinnovation.asia/indonesia atau follow twitter @philips_ID

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

4 Replies to “Berinovasi untuk Sesama”

Tinggalkan Balasan