Die Hard Mercedes

Hari Jumat lalu, saya berkesempatan menonton film Die Hard – 5: A Good Day to Die Hard yang dibintangi Bruce Willis dan satu bintang muda Jai Courtney yang berperan sebagai anaknya. Kebetulan udah lama gak nonton film di bioskop, pas dapat undangan dari mba Verra Makki mewakili Mercedes Benz. Pucuk dicinta Bruce Willis tiba :)

Apa hubungannya Mercedes Benz dan film Die Hard?

Waktu dikabari mau diajak nonton bareng film Die Hard, saya langsung bersemangat. Pertama karena pada hari itu tidak ada meeting atau kerjaan yang urgent, kedua udah lama gak nonton film, dan yang ketiga ini yang paling penting bakal bertemu dengan teman-teman yang udah lama banget gak ketemu dan seseruan bareng. Saya tahu bakal nonton bareng sama teman-teman, karena kita di mention berjamaah di twitter. Ohya ada alasan keempat, yaitu nontonnya di Premier XXI yang konon kursinya besar, seperti sofa dan penontonnya gak banyak. Makin penasaran pengin nyoba.

Dari keempat alasan di atas, ada satu rasa penasaran kenapa yang ngajak nonton Mercedes Benz ya?

Seperti biasa, saya paling gak nyaman kalau datang ke suatu acara telat, jadi hari itu datang tepat waktu sesuai undangan dan bertemu Ndorokakung doang yang lainnya belum datang. Daripada duduk entah sama siapa, saya memilih nomer kursi di samping Ndorokakung. Satu persatu teman-teman berdatangan dan salah satunya adalah Rara sahabat yang sudah lama banget tidak bertemu. Mba Vera Makki selaku tuan rumah sibuk menemani para tamu.

Akhirnya waktu nonton tiba, tapi sebelum masuk ke studio seperti wajibnya acara kopdaran kami foto bersama dengan tuan rumah mba Vera Makki dan peserta nobar.

Tepat jam 7.30 malam acara nonton Die Hard pun dimulai. Studio Premier sesuai yang diceritakan tempat duduknya berupa sofa besar dan nyaman disertai meja untuk meletakkan makanan. Sebelum film diputar makanan dan minuman pun mengalir memenuhi meja kami.

Pas awal film diputar sempat bertanya-tanya, kog mobilnya merk tetangga ya? Oooh ternyata setelah itu mobil Mercedes satu per satu muncul digunakan sang jagoan dengan berbagai jenisnya. Sejak kecil Mercedes adalah mobil yang ter-nyaman yang saya kenal. Dulu orang belum kaya kalau belum punya Mercedes Benz. Dan anggapan itu masih melekat terus di kepala saya hingga kini. Mercedes selalu mempunyai desain yang sangat mewah, dan yang paling penting apapun modelnya kenyamanan menjadi yang utama.

Film Die Hard sudah memasuki session yang kelima, tetapi pesonanya Bruce Willis tidak pernah pudar. Walaupun tampak tua, tetap charming dan gagah. Menurut beberapa orang yang sudah menonton duluan, Die Hard kali ini tidak seru, tetapi buat saya tetap menarik dan menghibur. Ukuran kepuasan saya menonton bioskop adalah terhibur, karena menonton bisokop adalah hiburan. Apalagi nontonnya di Premier, makin menyenangkan.

Aku tidak membahas seperti apa filmnya, tetapi yang menarik adalah kenapa Mercedes memilih menjadi sponsor film Die Hard. Sepertinya ada benang merah yang cukup kuat, Bruce Willis dan Mercedes sama-sama pemain lama di bidangnya yang pesonanya masih kuat hingga kini. Mercedes dan Bruce Willis nampak sebagai pasangan yang tepat. Yang patut dicatat dari keduanya adalah : GAK ADA MATINYA!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

One Reply to “Die Hard Mercedes”

  1. Om bruce willis itu tua tua keladi mbak, heheheee…die hard yg ke 5 ini keren koq, lebih keren dari seri yg sebelumnya, apalagi pas adegan slow motion yg di scene terakhir itu -yg menghindari baling2 helicopter- keren keren keren, udah kaya di game :)

Tinggalkan Balasan