Cantik … siapa yang gak mau?

Saya selalu teringat sebuah judul buku, “Cantik itu Luka” ketika membicarakan kecantikan, entah kenapa. Yang kemudian terbayang adalah perih, ngilu dan berdarah-darah. Duh! Apa iya untuk jadi cantik harus sedemikian menderitanya? Dan apa sih itu cantik? Tinggi, putih, langsing, rambut lurus?

Saya sebagai cewe yang tidak langsing tapi tinggi dan tidak putih serta keriting apakah harus merasa tidak cantik. Pernah gak melihat cewek putih, tinggi, langsing, rambut lurus hitam legam enak dilihat sekilas tapi habis itu biasa aja, atau bahkan nampak membosankan? Saya sering melihat yang begitu. Karena kalau menurut pendapat saya, cantik itu selain fisik di luar juga cerminan yang di dalam. Basi sih dengan istilah inner beauty tapi memang begitu. Saya lebih suka melihat cewe-cewe pintar yang merawat fisiknya dengan baik tanpa berlebihan dan tidak harus: putih-langsing-tinggi-rambut lurus. Karena kecantikan itu masalah selera, tetapi masalah kepintaran itu harus! Hahaaa…

Ngobrol kecantikan di acara “Beauty Gathering eX- Factor” yang diselenggarakan oleh Extraderm memberikan banyak pengetahuan baru yang selama ini gak paham dan gak peduli tepatnya. Ya, saya suka sembarang dalam merawat fisik, padahal jujur saya akui fisik itu penting karena itu yang pertamakali dilihat orang, yang bisa meninggalkan kesan bahkan yang membuat orang tertarik untuk ngobrol atau bahkan berbisnis. Dalam pekerjaan pun perlu membangun kesan baik dan tampilan yang meyakinkan kecuali berbisnis dengan teman sendiri yang sudah tahu luar dalam, tetapi dengan orang baru? Kecuali kamu sudah sangat terkenal dengan portfolio yang jelas, tetap fisik yang pertama terlihat.

Balik ke acara gathering itu, saya baru tahu bahwa kulit sebagai indera paling luas menutup permukaan tubuh yang mempunyai banyak fungsi termasuk melindungi. Dan sebagai bagian tubuh paling luar, perlu perawatan yang lebih intensif karena sering terpapar dengan segala macam kondisi di luar yang kurang sehat. Kulit secara alami akan mengalami pengelupasan (exfoliation) secara berkala untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat. Semakin tua proses pengelupasan kulit secara alami semakin lambat. Jika pengelupasan tidak terjadi secara benar, maka kulit akan nampak kusam dan tidak cerah. Maka dari itu, perlu bantuan proses pengelupasan, tetapi dengan cara yang aman. Salah satu yang bisa membantu pengelupasan secara alami adalah Micro Рexfoliation dari Extraderm dengan  butiran halus yang dengan lembut mampu melepaskan sel kulit mati untuk mengeluarkan kulit muda yang lebih sehat dan cerah.

Proses exfoliation seringkali dikhawatirkan menjadi penyebab merah-merah dan bersisik, untuk itu perlu berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit. Extraderm konon sudah diuji secara klinis dan aman. Ada beberapa varian dan tingkatan, untuk kasus kulit bermasalah ringan, sedang dan berat berbeda-beda krimnya. Saat ini saya sedang mencoba menggunakan dan sejauh ini sih gak perih atau merah-merah. Mari kita lihat dua minggu ke depan ya. Selain cream muka, ada sabun muka dan sabun badan. Eittss…jangan salah, selain kulit wajah, kulit di badan juga perlu pengelupasan supaya tidak kusam dan berjerawat. Suka sebel kan kalo punggungnya berjerawat?

Yang paling menyenangkan dari Beauty Gathering selain bisa konsultasi dengan dokter kulit sepuasnya juga bertemu teman-teman blogger yang sudah lama banget gak ketemu. Kayak reuni :) . Emang paling seneng ngobrol, sharing tentang sesuatu yang bermanfaat bersama teman-teman, lebih akrab dan gak formal, apalagi tempat dan makanannya enak. Nyaman.

Selalu usai acara ada oleh-oleh yang bisa dibawa pulang heheee…Banyak banget isinya, belum lagi selama event dan games seru dengan berbagai hadiah.

Yang penting, usai acara kita yang cewe-cewe ini makin perhatian sama kulit dan kesehatan badan. Kita memang harus pintar tetapi cantik dan sehat gak kalah pentingnya, bukan? Eh…yang udah nyoba Extraderm, sharing dooong !

 

 

 

1

2 Responses

  1. Meity
    4 Desember 2012
    • ainun
      4 Desember 2012

Tinggalkan Balasan