Deni Selalu Tertawa

Tiba-tiba kantor dikejutkan oleh kabar tak sedap yang menyambar pagi-pagi. Semua orang deg-degan dan was-was. Ada apa ini?
Rumor di kantor selalu berkembang lebih cepat dari pesawat Presiden yang terbaru. Kasak kusuk pun terjadi. “Kantor gawat! Kantor gawat!”
Beberapa pegawai berkumpul dan memperbincangkan nasibnya, bahkan sudah ada yang berhitung uang pesangonnya. Aah.. apa terjadi dengan kantor ini? Ya, urusan pernafkahan bisa menggguncangkan stabilitas dalam negeri karena menyangkut hajat hidup dasar manusia.

Para Top Management tampak keluar masuk ke ruang meeting. Semua tegang.
Para pegawai pun mencoba menerka, menebak-nebak. Merasa dirinya paranormal yang paling presisi.
Hingga sore hari belum ada kepastian tentang rumor itu. Yang ada muka-muka muram dan cemas berseliweran.

Tiba-tiba ada yang berbisik, “Sang pemilik perusahaan sore ini akan datang. Berarti kondisi gawat nih!” Makinlah para pegawai gelisah tak menentu. Ada yang menghibur diri dengan menyanyi, ada yang makan gak berhenti ada yang melamun membayangkan kepedihan hidupnya nanti.
Menjelang sore, terdengar langkah kaki berat menaiki tangga. Sang Pemilik datang!
Pintu ruangan terbuka, dan : “Hai ada kabar apa? Sambil tertawa.
Dia memasuki ruang meeting Top Management dan tak berapa lama terdengar kembali suara tawanya yang membahana.
Tertawa dan tertawa, itu yang lebih sering terdengar.

Tiba-tiba ruangan berubah cuaca. Muka-muka muram itu pelan-pelan kembali ceria. Mereka pun kembali ke meja kerja dan beraktivitas seperti biasa. Lupa dengan rumor entah apa.
Ya Sang pemilik, Deni telah datang dan tertawa.

Pemimpin bukan tahu segalanya, tetapi dia tahu harus menyelesaikan segalanya.
Pemimpin bisa tertawa apapun keadaanya, karena dia yakin semua bisa diselesaikan.
Pemimpin bisa mentertawakan kebodohannya, karena dia sadar dia tidak sempurna.
Dan pemimpin melayani semua,karena itu hakekatnya.

Dan Deni pun selalu tertawa.

8 Responses

  1. dinikopi
    28 Februari 2012
    • ainun
      28 Februari 2012
  2. danny
    28 Februari 2012
    • ainun
      28 Februari 2012
  3. Oom Yahya
    6 Maret 2012
    • ainun
      7 Maret 2012
  4. Rusa
    21 Maret 2012
  5. Meity
    24 Maret 2012

Tinggalkan Balasan